blinken-ungkap-rencana-komprehensif-untuk-masa-depan-gaza-pascaperang

exmoney – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, telah mengungkapkan rencana paling rinci hingga saat ini tentang pengelolaan Gaza pascaperang dalam pidatonya di Atlantic Council pada Selasa (14/1). Rencana ini bertujuan untuk mengisi kekosongan kekuasaan di wilayah yang hancur akibat konflik antara Israel dan Hamas yang telah berlangsung lebih dari setahun.

Blinken menekankan pentingnya tidak meninggalkan kekosongan kekuasaan di Gaza dan mengusulkan agar Otoritas Palestina (PA) yang telah direformasi memimpin wilayah tersebut dengan bantuan mitra internasional. Rencana ini mencakup pembentukan administrasi sementara yang akan menangani sektor-sektor sipil kritis di Gaza, seperti perbankan, air, energi, dan kesehatan, serta koordinasi sipil dengan Israel.

“Kami telah bekerja intensif selama berbulan-bulan dengan mitra-mitra internasional untuk mengembangkan rencana pascaperang yang mencakup keamanan, pemerintahan, dan rekonstruksi di Gaza,” kata Blinken. “Komunitas internasional tidak dapat menunggu hingga gencatan senjata untuk memiliki rencana semacam ini.”

Rencana tersebut juga mencakup slot kamboja pembentukan misi keamanan sementara yang terdiri dari pasukan keamanan dari negara-negara mitra dan personel Palestina yang telah diseleksi. Misi ini akan bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi upaya kemanusiaan dan rekonstruksi, serta memastikan keamanan perbatasan untuk mencegah penyelundupan yang dapat memungkinkan Hamas membangun kembali kekuatan militernya.

Blinken juga mengusulkan inisiatif baru untuk melatih, melengkapi, dan menyeleksi pasukan keamanan yang dipimpin PA untuk Gaza, yang akan fokus pada penegakan hukum dan ketertiban serta secara bertahap menggantikan misi keamanan sementara.

“Kami akan menetapkan inisiatif baru untuk melatih, melengkapi, dan menyeleksi pasukan keamanan yang dipimpin PA untuk Gaza, yang akan fokus pada penegakan hukum dan ketertiban serta secara bertahap menggantikan misi keamanan sementara,” ujar Blinken.

Rencana ini juga mencakup peran penting PBB dalam mengawasi upaya stabilisasi dan pemulihan internasional. Blinken menekankan bahwa rencana ini harus didukung oleh resolusi Dewan Keamanan PBB.

“Beberapa mitra kami telah menyatakan kesediaan mereka untuk berkontribusi pasukan dan polisi untuk misi ini, tetapi hanya jika disepakati bahwa Gaza dan Tepi Barat akan disatukan di bawah PA yang telah direformasi sebagai bagian dari jalan menuju negara Palestina yang merdeka,” kata Blinken.

Blinken juga mengakui bahwa keputusan yang diambil oleh pemerintahan Biden mengenai Gaza mungkin akan diperdebatkan selama bertahun-tahun mendatang. “Saya berharap dapat berdiri di sini hari ini dan mengatakan dengan kepastian bahwa setiap keputusan yang kami buat benar. Namun, saya tidak bisa,” ujarnya.

Pidato Blinken ini disela beberapa kali oleh para pengunjuk rasa yang menuduh AS bersekongkol dalam dugaan kejahatan perang Israel di Gaza. Namun, Blinken tetap tenang dan menanggapi dengan, “Saya menghormati pandangan Anda. Silakan izinkan saya untuk membagikan pandangan saya.”

Rencana ini akan diserahkan kepada tim Presiden Terpilih Donald Trump untuk dilanjutkan. Namun, belum ada bukti bahwa pemerintahan baru berniat melanjutkan rencana ini.

Dengan demikian, Blinken telah memberikan gambaran terperinci tentang masa depan Gaza pascaperang, yang mencakup berbagai aspek penting seperti keamanan, pemerintahan, dan rekonstruksi, serta peran penting dari mitra internasional dan PBB dalam upaya stabilisasi dan pemulihan wilayah tersebut.

By admin